Megawati Soekarnoputri, Presiden Kelima Republik Indonesia menerima penghargaan Lifetime Achievement Apresiasi Swara Cantika 2026 di Samisara Grand Ballroom, Kamis (17/9/2026). Foto: CANTIKA.COM
JAKARTA — Perempuan tidak selalu mengubah dunia melalui panggung besar. Sebagian melakukannya dari ruang-ruang yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, membangun usaha, menggerakkan komunitas, menjaga lingkungan, membuka akses pendidikan, hingga menciptakan perubahan di tengah masyarakat.
Semangat itulah yang mempertemukan Bali Natural Soap dengan Apresiasi Swara Cantika (ASCA) 2026. Mengambil bagian sebagai brand partner, Bali Natural Soap hadir dalam perhelatan yang memberikan ruang penghargaan kepada perempuan-perempuan yang dinilai telah menghadirkan kontribusi dan perubahan di berbagai bidang.
ASCA 2026 digelar pada Kamis, 17 September 2026, di Samisara Grand Ballroom, Sopo Del Office Tower, Jakarta Selatan. Ajang ini sekaligus menjadi bagian dari perjalanan delapan tahun Cantika.com dan mengusung tema “Perempuan Penggerak Perubahan untuk Indonesia.”
Tahun ini, ASCA memberikan apresiasi melalui delapan kategori serta satu penghargaan khusus Lifetime Achievement. Para penerima berasal dari beragam latar belakang, mulai dari kepala daerah, pemimpin bisnis, penggerak komunitas, pelaku lingkungan, inovator teknologi hingga figur kreatif. Proses kurasi disebut menggunakan sejumlah indikator, antara lain data, laporan kinerja, persepsi publik, dan wawancara mendalam.
Bagi Bali Natural Soap, keberagaman latar belakang tersebut menjadi pesan penting. Perubahan tidak memiliki satu bentuk dan tidak selalu lahir dari institusi besar. Ia dapat tumbuh dari keberanian seseorang untuk memulai, dari konsistensi menjaga sesuatu yang diyakini, maupun dari keputusan untuk memberikan manfaat kepada orang lain.
“Bagi kami, perempuan adalah bagian penting dari banyak perubahan yang terjadi di masyarakat. Mereka bukan hanya hadir sebagai penerima manfaat, tetapi juga sebagai penggerak, pencipta gagasan, pelaku usaha, pemimpin komunitas, dan penjaga nilai-nilai yang penting bagi kehidupan,” ujar Kholik Mawardi, Founder Bali Natural Soap.
Menurut Kholik, keterlibatan Bali Natural Soap dalam ASCA 2026 bukan semata-mata tentang menghadirkan sebuah produk dalam sebuah acara. Lebih dari itu, kolaborasi tersebut menjadi cara bagi brand asal Bali tersebut untuk ikut berada dalam ruang yang merayakan karya, keberanian, dan kontribusi perempuan.
“Ketika sebuah brand tumbuh, tentu kita tidak bisa hanya berbicara mengenai produk. Ada nilai, ada manusia, ada lingkungan, dan ada komunitas yang menjadi bagian dari perjalanan itu. Karena itu, kami senang dapat menjadi bagian dari sebuah acara yang memberikan apresiasi kepada mereka yang terus bergerak dan memberikan dampak,” katanya.
Tumbuh dari Bali, Membawa Nilai Alam
Bali Natural Soap merupakan salah satu brand yang tumbuh dari Bali dengan membawa kedekatan pada produk berbasis alam sebagai bagian dari identitasnya. Di balik brand tersebut terdapat perjalanan kewirausahaan Kholik Mawardi yang juga dikenal sebagai pemilik PT Maika Herbal Indonesia dan Bali Natural Soap, serta co-founder Bali Event Solution.
Perjalanan membangun usaha membuat Kholik melihat bisnis bukan hanya sebagai aktivitas ekonomi. Ada proses panjang untuk membangun kepercayaan konsumen, menjaga kualitas produk, mengembangkan tim, sekaligus memastikan sebuah brand memiliki nilai yang dapat dipertanggungjawabkan.
Dari Bali, Bali Natural Soap kemudian berkembang dengan membawa cerita tentang alam, perawatan diri, dan produk yang dekat dengan keseharian. Identitas tersebut menjadi bagian yang ingin terus dipertahankan ketika brand bergerak memasuki ruang dan jejaring yang lebih luas.
“Bali mempunyai kekayaan alam dan budaya yang luar biasa. Tantangannya adalah bagaimana kekayaan itu tidak berhenti sebagai cerita, tetapi bisa diterjemahkan menjadi karya dan produk yang memiliki nilai tambah,” ujar Kholik.
Menurut dia, perjalanan sebuah brand pada akhirnya tidak hanya ditentukan oleh seberapa besar produk tersebut dikenal, tetapi juga bagaimana brand membangun hubungan dengan lingkungan dan masyarakat.
“Bali Natural Soap ingin tumbuh bersama nilai-nilai tersebut. Kami ingin menjadi brand yang tidak hanya berbicara tentang produk, tetapi juga tentang proses, keberlanjutan, dan bagaimana bisnis dapat memberikan manfaat,” katanya.

Merayakan Perempuan, Merawat Perubahan
Keterlibatan Bali Natural Soap di ASCA 2026 juga menemukan relevansinya dengan semangat pemberdayaan yang dibawa ajang tersebut. Sejumlah penerima penghargaan tahun ini datang dari berbagai bidang, termasuk pemberdayaan perempuan, penggerak akar rumput, pelestarian lingkungan, teknologi, bisnis, ruang publik, dan kreativitas.
Keragaman tersebut menunjukkan bahwa kerja perempuan dalam menciptakan perubahan berlangsung di banyak lapisan. Ada yang bekerja melalui kebijakan dan pemerintahan, ada yang membangun perusahaan, sementara lainnya memilih bekerja bersama komunitas dan masyarakat di tingkat akar rumput.
Bali Natural Soap melihat keberagaman tersebut sebagai sesuatu yang layak dirayakan.
Sebab, perubahan tidak selalu datang dalam bentuk yang spektakuler. Terkadang ia hadir dalam bentuk yang sederhana: seseorang yang membuka kesempatan kerja bagi orang lain, seorang ibu yang membangun usaha dari rumah, komunitas yang mendampingi perempuan lain agar berdaya, atau seseorang yang memilih menjaga lingkungan ketika pilihan tersebut tidak selalu mudah.
“Apresiasi seperti ini penting karena banyak kerja baik yang berlangsung jauh dari sorotan. Ketika mereka diberi ruang untuk bercerita, mudah-mudahan cerita itu kemudian menjadi energi bagi orang lain untuk melakukan hal yang sama di lingkungannya masing-masing,” tutur Kholik.
Bagi Bali Natural Soap, menjadi brand partner dalam ASCA 2026 sekaligus menjadi kesempatan untuk membangun jejaring dengan lebih banyak pihak yang memiliki perhatian terhadap isu perempuan, lingkungan, kewirausahaan, dan keberlanjutan.
Kolaborasi tersebut juga menjadi bagian dari langkah Bali Natural Soap untuk memperluas cerita tentang brand asal Bali yang ingin terus bertumbuh tanpa kehilangan akar.
“Bali Natural Soap lahir dari Bali. Karena itu, membawa nilai Bali ke ruang yang lebih luas menjadi bagian dari perjalanan kami. Bukan hanya soal nama Bali, tetapi bagaimana semangat untuk menjaga alam, menghargai manusia, dan menciptakan sesuatu yang bermanfaat bisa ikut kami bawa,” kata Kholik.
Dari Produk ke Sebuah Nilai
ASCA 2026 bukan hanya tentang siapa yang menerima penghargaan. Lebih jauh, ajang tersebut menjadi ruang untuk mempertemukan berbagai cerita mengenai perempuan yang bekerja di bidang masing-masing dan menghadirkan dampak dengan caranya sendiri.
Bagi Bali Natural Soap, berada di tengah cerita tersebut menjadi pengingat bahwa pertumbuhan sebuah usaha juga memiliki konteks sosial yang lebih luas.
Sebuah produk mungkin berawal dari meja produksi, ruang kerja, atau gagasan sederhana seorang pengusaha. Namun ketika produk itu berkembang, ada manusia yang terlibat di dalamnya, ada komunitas yang bersinggungan dengannya, dan ada nilai yang ikut dibawa ke tengah masyarakat.
Karena itu, Bali Natural Soap memilih melihat kolaborasi dengan ASCA 2026 sebagai bagian dari perjalanan tersebut.
“Semoga kolaborasi ini tidak berhenti pada satu acara. Kami berharap bisa terus bertemu dengan lebih banyak perempuan hebat, komunitas, dan pelaku usaha yang memiliki semangat yang sama untuk menciptakan sesuatu yang baik dan memberikan manfaat,” ujar Kholik.
Dari Bali, perjalanan itu terus bergerak. Bukan hanya membawa sebuah produk, tetapi juga membawa gagasan bahwa bisnis dapat tumbuh bersama manusia dan lingkungan di sekitarnya. Dan seperti perubahan yang dirayakan dalam Swara Cantika, setiap langkah tidak harus selalu besar untuk memiliki arti. Yang terpenting adalah terus bergerak, konsisten berkarya, dan meninggalkan manfaat di tempat seseorang berpijak

Leave a Reply